Sunan Ibnu Majah Hadits 456 - Perintah Memercikkan Air
Anjuran Ringkas Nabi: Percikkan Air Saat Selesai Wudhu
Sunan Ibnu Majah : 456
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 456
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ سَلَمَةَ الْيَحْمِدِيُّ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ قُتَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْهَاشِمِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَوَضَّأْتَ فَانْتَضِحْ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila kamu berwudlu maka percikkanlah (air pada kemaluan)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan perintah langsung yang bersifat umum mengenai adab setelah berwudhu.
- Tindakan yang diperintahkan setelah berwudhu adalah memercikkan air (intadhah).
- Abu Hurairah menjaga dan menyampaikan kalimat ringkas ini sebagai panduan praktis umat.
