Sifat Munafik dan Hukumnya
Shahih Muslim : 4976
Shahih MuslimNomor Hadis 4976
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ يَقُولُا خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ أَصَابَ النَّاسَ فِيهِ شِدَّةٌ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لِأَصْحَابِهِ { لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا } مِنْ حَوْلِهِ قَالَ زُهَيْرٌ وَهِيَ قِرَاءَةُ مَنْ خَفَضَ حَوْلَهُ وَقَالَ { لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ } قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِذَلِكَ فَأَرْسَلَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ فَسَأَلَهُ فَاجْتَهَدَ يَمِينَهُ مَا فَعَلَ فَقَالَ كَذَبَ زَيْدٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِمَّا قَالُوهُ شِدَّةٌ حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ تَصْدِيقِي { إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ } قَالَ ثُمَّ دَعَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَسْتَغْفِرَ لَهُمْ قَالَ فَلَوَّوْا رُءُوسَهُمْ و قَوْله { كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ } وَقَالَ كَانُوا رِجَالًا أَجْمَلَ شَيْءٍ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] bahwasanya ia mendengar [Zaid bin Arqam] berkata: "Pada suatu ketika, kami pernah pergi bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan jauh yang pada saat itu para sahabat banyak yang mengalami kesulitan. Kemudian Abdullah bin Ubay berkata kepada teman-temannya: 'Janganlah kalian memberikan perbelanjaan kepada orang-orang yang berada di sisi Rasulullah agar mereka meninggalkan Rasulullah.' Zuhair berkata: 'Lafaz 'Haulihi' (dengan kasrah pada huruf lam) yaitu menurut bacaan yang paling rajih. Abdullah bin Ubay berkata: 'Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah, maka orang-orang yang kuat benar-benar akan dapat mengusir orang-orang yang lemah.' (Qs.Al Munaafiquun (63): 8). Zaid bin Arqam berkata: 'Lalu saya pergi menghadap Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam untuk memberitahukan tentang ucapan Abdullah bin Ubay tersebut kepada beliau. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus seseorang kepada Abdullah bin Ubay untuk menginterogasinya. Namun, ternyata Abdullah bin Ubay bersumpah bahwa ia tidak pernah berkata seperti itu! Dan ia berkata: 'Zaid telah membohongi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.' Zaid bin Arqam berkata: 'Tentu saja ucapan orang-orang munafiq itu membuat hati saya menjadi jengkel, hingga Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan ayat yang membenarkan sikap saya yang berbunyi: 'Apabila orang-orang munafik datang kepadamu… (Qs. Al Munaafiquun (63): 1) '. Zaid bin Arqam berkata: 'Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memanggil mereka, orang-orang munafik, untuk dimintakan ampunan kepada Allah, tetapi mereka malah membuang muka.' Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 'Orang-orang munafik itu seolah-olah kayu yang tersandar…' (Al Munaafiquun (63): 4). Zaid bin Arqam berkata: 'Mereka itu sebenarnya adalah orang-orang yang secara zhahir kelihatan mempesona.'
Shahih Muslim : 4977
Shahih MuslimNomor Hadis 4977
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ وَاللَّفْظُ لِابْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ ابْنُ عَبْدَةَ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُا أَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْرَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ فَأَخْرَجَهُ مِنْ قَبْرِهِ فَوَضَعَهُ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَنَفَثَ عَلَيْهِ مِنْ رِيقِهِ وَأَلْبَسَهُ قَمِيصَهُ فَاللَّهُ أَعْلَمُ حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْدِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا جَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ بَعْدَ مَا أُدْخِلَ حُفْرَتَهُ فَذَكَرَ بِمِثْلِ حَدِيثِ سُفْيَانَ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Zuhair bin Harb] dan [Ahmad bin 'Abdah Adh Dhabbi] -dan lafadh ini milik Ibnu Abu Syaibah- Ibnu Abdah berkata: Telah mengabarkan kepada kami, dan berkata yang lain: telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari ['Amru] bahwasanya ia mendengar [Jabir] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendatangi kuburan Abdullah bin Ubbay, setelah ia dimasukkan ke dalam kuburannya, lalu beliau memerintahkan untuk dikeluarkan, dan beliau meletakkannya di atas lutut beliau, kemudian beliau meniup sedikit air liur padanya dan memakaikan baju beliau." Wallahu A'lam. Telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin Yusuf Al Azdi] telah menceritakan kepada kami ['Abdurrazzaq] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku ['Amru bin Dinar] dia berkata: Aku mendengar [Jabir bin 'Abdullah] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendatangi kuburan Abdullah bin Ubbay, setelah ia dimasukkan ke dalam kuburannya. -selanjutnya sebagaimana Hadits Sufyan.
Shahih Muslim : 4978
Shahih MuslimNomor Hadis 4978
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ لَمَّا تُوُفِّيَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ ابْنُ سَلُولَ جَاءَ ابْنُهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ أَنْ يُعْطِيَهُ قَمِيصَهُ يُكَفِّنُ فِيهِ أَبَاهُ فَأَعْطَاهُ ثُمَّ سَأَلَهُ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَيْهِ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُصَلِّيَ عَلَيْهِ فَقَامَ عُمَرُ فَأَخَذَ بِثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتُصَلِّي عَلَيْهِ وَقَدْ نَهَاكَ اللَّهُ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا خَيَّرَنِي اللَّهُ فَقَالَ { اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً } وَسَأَزِيدُهُ عَلَى سَبْعِينَ قَالَ إِنَّهُ مُنَافِقٌ فَصَلَّى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ } حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ وَزَادَ قَالَ فَتَرَكَ الصَّلَاةَ عَلَيْهِمْ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata: "Ketika Abdullah bin 'Ubay bin Salul wafat, anaknya Abdullah bin Abdullah (bin Ubay) datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meminta jubah beliau untuk kafan bapaknya. Rasulullah memenuhi permintaan anaknya itu. Kemudian dimintakan pula agar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyalatkan jenazah bapaknya. Ketika beliau berdiri hendak shalat jenazah, maka beliau tiba-tiba ditarik bajunya oleh Umar (bin Khaththab) seraya berkata: 'Ya Rasulullah! Akan Anda shalatkankah dia? Bukankah Allah telah melarang Anda menyalatkannya? ' Jawab beliau: 'Aku hanya diberi pilihan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala antara menyalatkan atau tidak.' Lalu dibacanya ayat: Kamu mohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja): sekalipun kamu mohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali…'. (QS. At Taubah (9): 80). Dan aku akan melebihi dari tujuh puluh kali.' Kata Umar: 'Tapi diakan orang munafik! ' Tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tetap menyalatkannya juga. Kemudian Allah Ta'ala menurunkan ayat: 'Dan sekali-kali janganlah kamu shalatkan jenazah salah seorang mereka yang mati, dan jangan pula kamu berdiri di kuburannya…'. (QS. At Taubah (9): 84). Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan ['Ubaidullah bin Sa'id] mereka berdua berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya Al Qaththan] dari ['Ubaidullah] dengan sanad ini dengan Hadits yang serupa dengan tambahan: lalu beliau meninggalkan shalat untuk orang-orang munafik.
