Sunan an-Nasai Hadits 1011 - Karunia Suara Merdu di Jalan Allah
Mensyukuri Karunia Suara Indah untuk Ketaatan Beribadah
Sunan an-Nasai : 1011
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1011
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِرَاءَةَ أَبِي مُوسَى فَقَالَ لَقَدْ أُوتِيَ هَذَا مِزْمَارًا مِنْ مَزَامِيرِ آلِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mendengar bacaan Abu Musa, maka beliau bersabda: "la telah diberi suara indah ini dari keluarga Nabi Dawud 'Alaihis salam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seseorang yang dititipi suara indah sangat dianjurkan untuk banyak bersyukur dengan cara menggunakannya pada hal yang diridai Allah.
- Seorang pemimpin atau ustaz hendaknya tidak pelit memberi pujian tulus atas kebaikan dan keterampilan positif yang dimiliki pengikutnya.
- Menyimak lantunan ayat suci Al-Qur'an yang merdu dari seseorang bisa menjadi penawar hati yang sedang luka dan menenangkan pikiran.
