Sunan an-Nasai Hadits 1070 - Hukum Merutinkan Qunut Subuh Terus-Menerus
Pandangan Sahabat Tentang Qunut Subuh Secara Rutin
Sunan an-Nasai : 1070
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1070
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ خَلَفٍ وَهُوَ ابْنُ خَلِيفَةَ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ عُمَرَ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ عُثْمَانَ فَلَمْ يَقْنُتْ وَصَلَّيْتُ خَلْفَ عَلِيٍّ فَلَمْ يَقْنُتْ ثُمَّ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنَّهَا بِدْعَةٌ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Khalaf bin Khalifah] dari [Abu Malik Al Asyja'i] dari [bapaknya] dia berkata:"Aku pernah shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan beliau tidak qunut. Aku juga pernah shalat di belakang Abu Bakar, dan ia tidak qunut. Aku pernah shalat di belakang Umar, dan beliau tidak qunut. Aku pernah shalat di belakang Utsman, dan beliau tidak qunut. Aku juga pernah shalat di belakang Ali, dan beliau juga tidak qunut. Kemudian ia berkata: 'Wahai anakku, itu adalah bid'ah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kesaksian bahwa Nabi dan keempat Khulafaur Rasyidin tidak pernah mempraktikkan qunut Subuh secara terus-menerus tanpa sebab.
- Sebagian sahabat dan ulama berpandangan bahwa merutinkan qunut Subuh setiap hari dapat dikategorikan sebagai amalan yang diada-adakan (bid'ah).
- Menjadi anjuran bagi umat Islam untuk merujuk kembali kepada cara shalat yang benar-benar diajarkan pada zaman Rasulullah dan sahabatnya.
