Sunan an-Nasai Hadits 1093 - Merenggangkan Badan
Nabi Menjauhkan Perut dari Tanah Saat Sujud
Sunan an-Nasai : 1093
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1093
أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ شُمَيْلٍ هُوَ النَّضْرُ قَالَ أَنْبَأَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا صَلَّى جَخَّى
Al Bara' Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bila shalat maka beliau merenggangkan kedua sikunya dari kedua lambungnya, dan menjauhkan perutnya dari tanah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Laki-laki sangat dianjurkan untuk melebarkan atau menjauhkan siku ke arah luar dari garis lambungnya setiap kali sujud.
- Perut diwajibkan tertahan agar terangkat tidak langsung mencium tanah sehingga ruang dada terasa lebih leluasa.
- Postur sujud Islam bukanlah berdiam untuk melemaskan seluruh tubuh, melainkan tetap harus mengeluarkan gaya tumpuan.
