Sunan an-Nasai Hadits 1125 - Sujud Adalah Keadaan Terdekat dengan Allah
Keistimewaan Sujud: Titik Kedekatan Antara Hamba dan Pencipta
Sunan an-Nasai : 1125
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1125
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ عَنْ سُمَيٍّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Keadaan hamba yang paling dekat dengan Allah Azza wa Jalla adalah saat ia sujud, maka perbanyaklah berdoa saat sujud."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sujud merupakan momen paling spesial di mana hamba berada paling dekat dengan Allah.
- Umat Islam sangat disarankan untuk memperbanyak doa dan permintaan ketika dalam posisi sujud.
- Gerakan sujud melambangkan puncak ketundukan manusia, yang menjadikan doa lebih mudah dikabulkan.
