Sunan an-Nasai Hadits 1184 - Menoleh Adalah Gangguan Setan
Penjelasan Aisyah Tentang Setan yang Mencuri Kekhusyukan Shalat
Sunan an-Nasai : 1184
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1184
أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ هِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعَافَى بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ وَهُوَ ابْنُ مَعْنٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي عَطِيَّةَ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّ الِالْتِفَاتَ فِي الصَّلَاةِ اخْتِلَاسٌ يَخْتَلِسُهُ الشَّيْطَانُ مِنْ الصَّلَاةِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Menoleh dalam shalat adalah pencopetan (perampasan) yang dilakukan oleh setan dari shalat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Perbuatan sengaja menoleh saat shalat terbukti dapat merusak dan mengurangi nilai kesempurnaan ibadah seseorang.
- Gangguan setan sering kali datang dalam bentuk yang halus, seperti membuat kita penasaran dan melirik ke sekitar.
- Mengingat bahwa setan sedang berusaha merampas pahala bisa membantu kita untuk kembali memperkuat fokus shalat.
- Sayyidah Aisyah sangat rajin membagikan ilmu yang didapatkannya dari Nabi kepada umat Islam secara luas.
