Sunan an-Nasai Hadits 1255 - Isyarat Satu Jari Saat Berdoa
Teguran Nabi: Gunakan Hanya Satu Jari Saat Tasyahud
Sunan an-Nasai : 1255
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1255
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَجُلًا كَانَ يَدْعُو بِأُصْبُعَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحِّدْ أَحِّدْ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Ada seseorang yang berisyarat dengan dua jarinya, lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "(Gunakan) satu jari, (gunakan) satu jari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Isyarat jari saat duduk tasyahud hanya boleh dilakukan dengan satu jari, yaitu telunjuk.
- Nabi selalu mengarahkan sahabatnya jika ada gerakan shalat yang kurang tepat.
- Mengangkat satu jari merupakan lambang ketauhidan atau mengesakan Allah di dalam doa.
