Sunan an-Nasai Hadits 1301 - Larangan Isyarat Saat Salam
Larangan Menggerakkan Tangan Saat Mengucapkan Salam dalam Shalat
Sunan an-Nasai : 1301
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1301
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ابْنِ الْقِبْطِيَّةِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ يَقُولُ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا السَّلَامُ عَلَيْكُمْ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَأَشَارَ مِسْعَرٌ بِيَدِهِ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ فَقَالَ مَا بَالُ هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يَرْمُونَ بِأَيْدِيهِمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ الْخَيْلِ الشُّمُسِ أَمَا يَكْفِي أَنْ يَضَعَ يَدَهُ عَلَى فَخِذِهِ ثُمَّ يُسَلِّمُ عَلَى أَخِيهِ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ
'Amr bin Ali Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Ali] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] dari [Mis'ar] dari ['Ubaidillah bin Al Qibthiyyah] dia berkata: aku mendengar [Jabir bin Samurah] dia berkata:Jika kami shalat dibelakang Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka kami mengucapkan: "Assalamu 'alaikum, assalamu 'alaikum." -Mis'ar (perawi) mengisyaratkan dengan tangannya, ke kanan dan ke kiri- lantas beliau bersabda: "Kenapa menjulurkan tangan-tangan mereka laksana ekor kuda liar? Mengapa ia tidak meletakkan tangannya diatas pahanya kemudian mengucapkan salam kepada saudaranya dari sebelah kanan dan kirinya?"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Secara tegas dilarang memberi isyarat dan mengangkat-angkat tangan ketika kita sedang mengucapkan salam penutup.
- Kedua telapak tangan harus dalam posisi tenang dan direbahkan di atas bagian paha saat posisi duduk tasyahud dan salam.
- Memalingkan wajah untuk mengucapkan salam sudah lebih dari cukup tanpa harus memunculkan gerakan tambahan.
