Sunan an-Nasai Hadits 1420 - Konsistensi Umar Mengqashar Shalat di Dzilhulaifah
Ketegasan Umar Meneladani Shalat Qashar Saat Berada di Dzilhulaifah
Sunan an-Nasai : 1420
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1420
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُمَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ حَبِيبَ بْنَ عُبَيْدٍ يُحَدِّثُ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ ابْنِ السِّمْطِ قَالَ رَأَيْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يُصَلِّي بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّمَا أَفْعَلُ كَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ
Ibnu As Simthi Diriwayatkan dari:
Aku melihat [Umar bin Khaththab] shalat dua raka'at di Dzilhulaifah, maka aku tanyakan tentang hal itu lalu dia menjawab: Aku tidak melakukannya melainkan hanya karena aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukannya'.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disyariatkan untuk memulai memendekkan shalat wajib dua rakaat semenjak hamba memulai jalan bepergiannya atau setibanya di titik semisal Dzilhulaifah.
- Mental yang harus ditanam dalam diri seorang mukmin adalah melakukan ibadah persis menyamai apa yang diperbuat Nabi pendahulu.
- Golongan sahabat memastikan keselarasan urusan beragama mereka tidak berbelok seinci pun dari amalan yang pernah dipamerkan utusan Ilahi.
