Sunan an-Nasai Hadits 144 - Wudhu dan Shalat yang Menggugurkan Dosa
Cara Mudah Agar Dosa-Dosa Masa Lalu Diampuni
Sunan an-Nasai : 144
Sunan an-NasaiNomor Hadis 144
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَاصِمِ بْنِ سُفْيَانَ الثَّقَفِيِّ أَنَّهُمْ غَزَوْا غَزْوَةَ السُّلَاسِلِ فَفَاتَهُمْ الْغَزْوُ فَرَابَطُوا ثُمَّ رَجَعُوا إِلَى مُعَاوِيَةَ وَعِنْدَهُ أَبُو أَيُّوبَ وَعُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ فَقَالَ عَاصِمٌ يَا أَبَا أَيُّوبَ فَاتَنَا الْغَزْوُ الْعَامَ وَقَدْ أُخْبِرْنَا أَنَّهُ مَنْ صَلَّى فِي الْمَسَاجِدِ الْأَرْبَعَةِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ فَقَالَ يَا ابْنَ أَخِي أَدُلُّكَ عَلَى أَيْسَرَ مِنْ ذَلِكَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَوَضَّأَ كَمَا أُمِرَ وَصَلَّى كَمَا أُمِرَ غُفِرَ لَهُ مَا قَدَّمَ مِنْ عَمَلٍ أَكَذَلِكَ يَا عُقْبَةُ قَالَ نَعَمْ
'Ashim bin Sufyan Ats Tsaqafi Diriwayatkan dari:
Mereka ikut perang Sulasil namun perang telah usai, sehingga mereka berjaga-jaga. Kemudian mereka kembali ke Mu'awiyyah, dan di sisinya ada Abu Ayyub dan Uqbah bin Amir Lalu Ashim berkata: "Wahai [Abu Ayyub]! Kami ketinggalan perang tahun ini! sedangkan kami telah di kabarkan bahwa barangsiapa shalat di masjid yang empat dosa-dosanya akan diampuni?"Ia berkata: "Wahai keponakanku, maukah ku tunjukkan hal yang lebih mudah dari itu? Aku mendengar Rasulullah bersabda: 'Barangsiapa berwudlu sebagaimana diperintahkan dan shalat sebagaimana di perintahkan, maka dosa-dosanya yang lalu diampuni.' Bukankah begitu wahai [Uqbah]?" Dia menjawab: "Ya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melakukan wudhu dan shalat sesuai petunjuk Nabi adalah jalan untuk mendapatkan ampunan dari dosa yang telah lewat.
- Allah memberikan banyak pilihan amalan ringan yang pahalanya sangat besar untuk menutupi ibadah yang tertinggal.
- Pentingnya mengikuti tata cara beribadah persis seperti yang diperintahkan, bukan menurut kehendak sendiri.
