Sunan an-Nasai Hadits 146 - Wudhu Penghapus Dosa Antar Shalat
Wudhu yang Baik Menghapus Kesalahan Hingga Waktu Shalat Berikutnya
Sunan an-Nasai : 146
Sunan an-NasaiNomor Hadis 146
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ امْرِئٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهُ ثُمَّ يُصَلِّي الصَّلَاةَ إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الصَّلَاةِ الْأُخْرَى حَتَّى يُصَلِّيَهَا
Utsman Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seseorang berwudlu lalu memperbaiki wudlunya kemudian shalat, melainkan diampuni dosa yang ada di antara shalat tersebut dengan shalat lainnya sehingga dia melakukan shalat tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memperbaiki kualitas dan tata cara wudhu bisa mengundang ampunan Allah.
- Dosa-dosa kecil di antara jeda dua waktu shalat bisa luntur jika kita mendirikan shalat dengan benar.
- Seorang muslim akan selalu terhindar dari tumpukan dosa jika rutin menjaga shalat dan bersuci dengan baik.
