Sunan an-Nasai Hadits 1463 - Cara Shalat Dua Ruku Dua Sujud Saat Gerhana

Mengisi Waktu Gerhana dengan Shalat Panjang

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1463

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ حِمْيَرَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ سَلَّامٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي طُعْمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ كَسَفَتْ الشَّمْسُ فَرَكَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ وَسَجْدَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ وَسَجْدَتَيْنِ ثُمَّ جُلِّيَ عَنْ الشَّمْسِ وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَقُولُ مَا سَجَدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُجُودًا وَلَا رَكَعَ رُكُوعًا أَطْوَلَ مِنْهُ خَالَفَهُ عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ

Abdullah bin 'Amru Diriwayatkan dari:

Saat matahari mengalami gerhana, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat dua kali ruku' dan dua kali sujud, kemudian bangun lagi dan ruku' lagi dua kali serta sujud dua kali. Setelah itu matahari terang. Saat itu Aisyah berkata: 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam belum pernah sujud dan ruku' yang lebih lama darinya.'Ali bin Al Mubarak menyelisihinya.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Shalat gerhana seyogyanya dikerjakan secara terus menerus dan dipanjangkan durasinya sampai matahari atau bulan kembali normal.
  • Sangat dianjurkan untuk memperlama ruku dan sujud sebagai sarana meresapi kebesaran Allah saat fenomena alam terjadi.
  • Bentuk tata cara shalat gerhana dalam riwayat ini dikerjakan dengan mengulang dua kali ruku dan dua kali sujud di setiap tahapannya.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami