Sunan an-Nasai Hadits 1478 - Bacaan Pelan Shalat Gerhana
Bacaan Shalat Gerhana Dipelankan Menurut Riwayat Samurah
Sunan an-Nasai : 1478
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1478
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّادٍ رَجُلٍ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْقَيْسِ عَنْ سَمُرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِهِمْ فِي كُسُوفِ الشَّمْسِ لَا نَسْمَعُ لَهُ صَوْتًا
Samurah Diriwayatkan dari:
Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam shalat bersama mereka ketika terjadi gerhana matahari dan kami tidak mendengar suaranya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat riwayat yang menunjukkan bahwa bacaan surah dalam shalat gerhana matahari dipelankan oleh imam.
- Shalat sunnah saat melihat gerhana lebih utama dikerjakan secara berjamaah bersama umat Islam lainnya.
- Perbedaan cara membaca keras atau pelan dalam ibadah adalah bentuk kemudahan yang dicontohkan dalam syariat.
