Sunan an-Nasai Hadits 1515 - Praktik Shalat Khauf di Dzi Qarad
Cara Nabi Mengerjakan Shalat Khauf Saat Perang di Dzi Qarad
Sunan an-Nasai : 1515
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1515
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي الْجَهْمِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِذِي قَرَدٍ وَصَفَّ النَّاسُ خَلْفَهُ صَفَّيْنِ صَفًّا خَلْفَهُ وَصَفًّا مُوَازِيَ الْعَدُوِّ فَصَلَّى بِالَّذِينَ خَلْفَهُ رَكْعَةً ثُمَّ انْصَرَفَ هَؤُلَاءِ إِلَى مَكَانِ هَؤُلَاءِ وَجَاءَ أُولَئِكَ فَصَلَّى بِهِمْ رَكْعَةً وَلَمْ يَقْضُوا
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat di Dzi Qarad, beliau membuat dua barisan di belakangnya: satu shaf (barisan) shalat di belakangnya dan yang satu shaf (barisan) lagi berhadapan dengan musuh beliau lalu shalat satu rakaat dengan barisan yang di belakangnya, kemudian barisan yang telah shalat pergi menuju tempat yang berhadapan dengan musuh. Dan barisan yang tadinya berhadapan dengan musuh) datang dan Rasulullah shalat dengan mereka satu rakaat, mereka tidak menggadlanya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dalam situasi perang, shalat berjamaah bisa dilakukan secara bergantian agar keamanan tetap terjaga.
- Menurut riwayat ini, ada bentuk shalat khauf di mana makmum cukup mengerjakan satu rakaat saja.
- Kerja sama dan saling menjaga antar sesama muslim sangat dibutuhkan dalam situasi yang mengancam nyawa.
