Sunan an-Nasai Hadits 1544 - Shalat Id Tanpa Adzan
Pelaksanaan Shalat Hari Raya Tanpa Disertai Adzan dan Iqamah
Sunan an-Nasai : 1544
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1544
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عِيدٍ قَبْلَ الْخُطْبَةِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam shalat hari raya bersama kami sebelum khutbah, tanpa adzan dan iqamah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat Idul Fitri dan Idul Adha sama sekali tidak disyariatkan menggunakan adzan maupun iqamah sebelumnya.
- Pelaksanaan ibadah shalat Id selalu ditempatkan pada awal perayaan, sebelum imam membacakan khutbahnya.
- Umat Islam diajarkan untuk taat pada cara beribadah yang dicontohkan Nabi tanpa mencampurnya dengan kebiasaan ibadah lainnya.
