Sunan an-Nasai Hadits 1575 - Toleransi Hiburan di Hari Raya
Bolehnya Bersukacita dan Bermain Rebana Saat Hari Raya
Sunan an-Nasai : 1575
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1575
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا جَارِيَتَانِ تَضْرِبَانِ بِدُفَّيْنِ فَانْتَهَرَهُمَا أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْهُنَّ فَإِنَّ لِكُلِّ قَوْمٍ عِيدًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam masuk ke tempatnya dan di sisinya ada dua anak perempuan yang sedang menabuh dua rebana, maka Abu Bakar membentak kedua budak tadi'. Lalu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: 'Biarkan saja mereka, sesungguhnya bagi tiap-tiap kaum mempunyai hari raya.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam membolehkan hiburan ringan seperti memukul rebana pada saat perayaan hari raya.
- Setiap umat memiliki perayaannya masing-masing, dan hari raya umat Islam adalah waktu khusus untuk bersukacita.
- Rasulullah sangat lembut dan melarang sikap terlalu keras dalam menyikapi kegembiraan anak-anak.
