Sunan an-Nasai Hadits 1585 - Syarat Mendapat Ampunan di Bulan Ramadhan
Mengharap Pahala dan Ampunan Melalui Rutinitas Qiyam Ramadhan
Sunan an-Nasai : 1585
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1585
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ أَبُو بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ قَالَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ مَالِكٍ قَالَ قَالَ الزُّهْرِيُّ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَحُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa shalat (malam) pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Allah telah menyediakan ampunan yang sangat luas bagi siapa saja yang tekun mendirikan shalat malam di bulan Ramadhan.
- Niat yang lurus dan harapan hanya kepada ridha Allah adalah kunci utama agar ibadah kita diterima.
- Berdiri beribadah di waktu malam (qiyam) adalah sarana terbaik untuk mendekatkan diri dan melebur dosa.
