Sunan an-Nasai Hadits 1648 - Aturan Shalat Sunnah Siang dan Malam Dua Rakaat
Anjuran Mengerjakan Shalat Sunnah Siang dan Malam Dua Rakaat
Sunan an-Nasai : 1648
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1648
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيًّا الْأَزْدِيَّ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنَى مَثْنَى أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ هَذَا الْحَدِيثُ عِنْدِي خَطَأٌ وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan ['Abdurrahman], mereka berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ya'la bin 'Atha] bahwasanya ia mendengar ['Ali Al Azdi] telah mendengar [Ibnu 'Umar] menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Shalat (sunah) malam dan siang hari adalah dua rakaat-dua rakaat.Abu Abdurrahman berkata: 'Menurutku Hadist ini salah. Wallahu Ta'ala? lam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Metode pengerjaan ibadah sunnah malam hari yang diajarkan adalah dengan memisahkannya setiap dua rakaat satu salam.
- Para ulama hadits memiliki kejelian tinggi dalam mengoreksi teks riwayat yang mengandung tambahan redaksi yang keliru.
- Walaupun ada perbedaan pendapat, shalat sunnah dengan format dua rakaat-dua rakaat merupakan format yang paling umum dilakukan.
