Sunan an-Nasai Hadits 1137 - Anjuran Takbir Setiap Gerakan
Pentingnya Membaca Takbir di Setiap Perpindahan Gerakan Shalat
Sunan an-Nasai : 1137
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1137
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ الْأَسْوَدِ وَعَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكَبِّرُ فِي كُلِّ رَفْعٍ وَوَضْعٍ وَقِيَامٍ وَقُعُودٍ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu takbir pada setiap turun ataupun bangun. Juga setiap hendak berdiri ataupun duduk. Abu Bakar, Umar dan Utsman radliyallahu 'anhum juga melakukannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disunnahkan untuk mengucapkan takbir pada setiap perpindahan gerakan shalat, baik saat turun, bangkit, berdiri, maupun duduk.
- Praktik membaca takbir pada setiap pergantian gerakan shalat ini diamalkan secara berkesinambungan oleh sahabat Abu Bakar, Umar, dan Utsman.
- Takbir intiqal berfungsi sebagai pengiring pergerakan badan sekaligus penanda yang jelas atas perpindahan rukun di dalam beribadah.
