Sunan an-Nasai Hadits 1666 - Batas Akhir Waktu Shalat Witir
Batas Akhir Waktu Pelaksanaan Shalat Witir Adalah Fajar
Sunan an-Nasai : 1666
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1666
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ دُرُسْتَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْمَعِيلَ الْقَنَّادُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَوْتِرُوا قَبْلَ الْفَجْرِ
Abu Sa'id Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Shalatlah witir sebelum Subuh."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ibadah shalat witir diperuntukkan secara mutlak sebagai bagian dari amalan di waktu malam sebelum muncul fajar.
- Umat Islam dilarang menunda-nunda pelaksanaan ibadah malam hingga waktu fajar benar-benar menyingsing terang.
- Terbitnya fajar shadiq adalah pemutus antara waktu beribadah malam dan waktu dimulainya ibadah di pagi hari.
