Sunan an-Nasai Hadits 1694 - Kemudahan dan Pilihan Rakaat Shalat Witir
Panduan Pilihan Jumlah Rakaat Shalat Witir yang Sesuai Sunnah
Sunan an-Nasai : 1694
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1694
قَالَ الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ مَنْ شَاءَ أَوْتَرَ بِسَبْعٍ وَمَنْ شَاءَ أَوْتَرَ بِخَمْسٍ وَمَنْ شَاءَ أَوْتَرَ بِثَلَاثٍ وَمَنْ شَاءَ أَوْتَرَ بِوَاحِدَةٍ وَمَنْ شَاءَ أَوْمَأَ إِيمَاءً
Abu Ayyub Diriwayatkan dari:
Barangsiapa ingin, hendaklah ia shalat witir tujuh rakaat. Barangsiapa ingin. hendaklah ia shalat witir lima rakaat. Barangsiapa ingin, hendaklah ia shalat witir tiga rakaat. Barangsiapa ingin, hendaklah ia shalat witir satu rakaat, dan barangsiapa ingin hanya sekedar dengan isyarat maka hendaklah ia menggunakan isyarat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memberikan kelonggaran dalam menentukan jumlah rakaat shalat witir, mulai dari satu hingga tujuh rakaat.
- Jumlah rakaat shalat malam bisa kita sesuaikan dengan kondisi kebugaran tubuh pada hari tersebut.
- Bagi orang yang sakit atau memiliki keterbatasan fisik berat, shalat witir sah dikerjakan cukup dengan isyarat.
- Menjaga rutinitas ibadah malam sangat penting, walaupun hanya dikerjakan sebanyak satu rakaat saja.
