Sunan an-Nasai Hadits 1695 - Shalat Witir Tanpa Jeda Salam

Cara Rasulullah Shalat Witir Lima dan Tujuh Rakaat Bersambung

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1695

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِخَمْسٍ وَبِسَبْعٍ لَا يَفْصِلُ بَيْنَهَا بِسَلَامٍ وَلَا بِكَلَامٍ

Ummu Salamah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat witir dengan lima dan tujuh rakaat beliau tidak memisahkan rakaatnya dengan salam ataupun perkataan.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Rasulullah memiliki kebiasaan mengerjakan shalat witir lima atau tujuh rakaat sekaligus tanpa henti.
  • Diperbolehkan untuk menyambung banyak rakaat shalat malam tanpa harus diselingi salam di pertengahan.
  • Kita dianjurkan untuk tidak berbicara di sela-sela ibadah shalat agar hati tetap fokus pada bacaan.
  • Mempraktikkan cara yang berbeda-beda dalam ibadah malam bisa menambah semangat kita.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami