Sunan an-Nasai Hadits 1699 - Shalat Witir Nabi Saat Usia Lanjut
Penyesuaian Rakaat Witir Rasulullah Saat Kondisi Fisik Menua
Sunan an-Nasai : 1699
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1699
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا أَسَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَخَذَ اللَّحْمَ صَلَّى سَبْعَ رَكَعَاتٍ لَا يَقْعُدُ إِلَّا فِي آخِرِهِنَّ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ قَاعِدٌ بَعْدَ مَا يُسَلِّمُ فَتِلْكَ تِسْعٌ يَا بُنَيَّ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً أَحَبَّ أَنْ يُدَاوِمَ عَلَيْهَا مُخْتَصَرٌ خَالَفَهُ هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berusia lanjut dan mulai gemuk, beliau shalat tujuh rakaat tanpa duduk, kecuali pada akhir rakaat. Lalu shalat dua rakaat sambil duduk setelah salam (dari yang tujuh rakaat), sehingga semuanya berjumlah sembilan rakaat. Wahai anakku! Bila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan suatu shalat, maka beliau suka untuk melakukannya secara kontinyu.Hisyam Ad Dastuwai menyelisihinya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Usia lanjut dan kondisi fisik yang melemah bukanlah alasan untuk meninggalkan shalat malam.
- Diperbolehkan shalat sunnah sambil duduk jika tubuh memang sudah tidak sanggup berdiri lama.
- Menyesuaikan jumlah rakaat dengan kemampuan fisik adalah langkah bijak dalam beragama.
- Allah sangat mencintai amalan ibadah yang dikerjakan secara konsisten, meski terlihat sedikit.
