Sunan an-Nasai Hadits 1848 - Surga Balasan Bersabar Ditinggal Wafat Orang Tercinta
Jaminan Surga Bagi yang Bersabar Kehilangan Orang Paling Dicintai
Sunan an-Nasai : 1848
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1848
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَنْبَأَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ أَنَّ عَمْرَو بْنَ شُعَيْبٍ كَتَبَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ يُعَزِّيهِ بِابْنٍ لَهُ هَلَكَ وَذَكَرَ فِي كِتَابِهِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يُحَدِّثُ عَنْ جَدِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَرْضَى لِعَبْدِهِ الْمُؤْمِنِ إِذَا ذَهَبَ بِصَفِيِّهِ مِنْ أَهْلِ الْأَرْضِ فَصَبَرَ وَاحْتَسَبَ وَقَالَ مَا أُمِرَ بِهِ بِثَوَابٍ دُونَ الْجَنَّةِ
'Umar bin Sa'id bin Abu Husain Diriwayatkan dari:
[Amru bin Syu'aib] menulis untuk Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Husain yang menyatakan bela sungkawa kepadanya karena anaknya telah meninggal dunia. Dalam tulisan tersebut disebutkan: bahwa ia pernah mendengar [bapaknya] bercerita, dari kakeknya, [Abdullah bin Amru bin Al Ash], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Allah tidak ridha terhadap hamba-Nya yang beriman apabila sahabat karibnya dari penduduk bumi meninggal dunia, -lalu ia bersabar dan mengharap pahala." Beliau bersabda: " memperoleh ganjaran yang diperintahkan baginya selain surga."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kehilangan orang yang paling disayangi di dunia merupakan ujian berat dengan balasan surga.
- Allah sangat menghargai dan mengapresiasi kesabaran seorang mukmin saat hatinya sedang bersedih.
- Syarat mendapatkan surga dalam musibah ini adalah dengan bersabar dan mengharap pahala (ihtisab).
- Takdir kematian tidak bisa ditolak, namun sikap menghadapi kematian menentukan pahala kita di akhirat.
