Sunan an-Nasai Hadits 1875 - Baju Nabi untuk Kain Kafan
Kisah Baju Nabi untuk Kain Kafan Abdullah bin Ubay
Sunan an-Nasai : 1875
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1875
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الْجَبَّارِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَمْرٍو قَالَ سَمِعْتُ جَابِرًا يَقُولُ أَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْرَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ وَقَدْ وُضِعَ فِي حُفْرَتِهِ فَوَقَفَ عَلَيْهِ فَأَمَرَ بِهِ فَأُخْرِجَ لَهُ فَوَضَعَهُ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَأَلْبَسَهُ قَمِيصَهُ وَنَفَثَ عَلَيْهِ مِنْ رِيقِهِ وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ
Jabir Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendatangi kuburan Abdullah bin Ubai -sementara ia telah diletakkan didekat lahadnya- lalu beliau berdiri di sampingnya, beliau kemudian menyuruh untuk mengeluarkannya, lalu diletakkan diatas lututnya, beliau kemudian memakaikan bajunya dan meniup sedikit air liurnya. Wallahhu Ta'ala A'lam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kebaikan hati dan sifat pemaaf Rasulullah tiada batasnya, bahkan diberikan kepada orang yang selalu memusuhinya.
- Menggunakan pakaian atau peninggalan orang saleh sebagai kafan diyakini bisa membawa keberkahan bagi mayit.
- Diperbolehkan mengeluarkan jenazah dari dalam lubang kubur sebelum ditimbun dengan tanah jika memang ada keperluan mendesak.
