Sunan an-Nasai Hadits 1882 - Ucapan Jenazah di Keranda
Kondisi dan Ucapan Jenazah Saat Diangkat ke Atas Keranda
Sunan an-Nasai : 1882
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1882
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مِهْرَانَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا وُضِعَ الرَّجُلُ الصَّالِحُ عَلَى سَرِيرِهِ قَالَ قَدِّمُونِي قَدِّمُونِي وَإِذَا وُضِعَ الرَّجُلُ يَعْنِي السُّوءَ عَلَى سَرِيرِهِ قَالَ يَا وَيْلِي أَيْنَ تَذْهَبُونَ بِي
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika jenazah orang shalih diletakkan di atas keranda, ia akan mengatakan, "Segerakanlah aku, Segerakanlah aku! Jika jenazah itu -orang jelek- telah di letakkan, ia akan mengatakan, 'celakalah aku! Kemanakah kalian akan membawaku? '."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjadi pengingat yang sangat kuat bagi kita untuk senantiasa memperbanyak bekal amal saleh selagi napas masih berhembus.
- Peristiwa di alam barzakh (alam kubur) adalah hal gaib yang wajib diimani kebenarannya oleh setiap Muslim.
- Terdapat anjuran tersirat agar keluarga dan pengantar menyegerakan proses pengurusan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.
