Sunan an-Nasai Hadits 1904 - Makna Kematian Mukmin dan Orang Jahat
Kematian Sebagai Istirahat Bagi Mukmin dan Kelegaan Bagi Alam Semesta
Sunan an-Nasai : 1904
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1904
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَلْحَلَةَ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ بْنِ رِبْعِيٍّ أَنَّهُ كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرَّ عَلَيْهِ بِجَنَازَةٍ فَقَالَ مُسْتَرِيحٌ وَمُسْتَرَاحٌ مِنْهُ فَقَالُوا مَا الْمُسْتَرِيحُ وَمَا الْمُسْتَرَاحُ مِنْهُ قَالَ الْعَبْدُ الْمُؤْمِنُ يَسْتَرِيحُ مِنْ نَصَبِ الدُّنْيَا وَأَذَاهَا وَالْعَبْدُ الْفَاجِرُ يَسْتَرِيحُ مِنْهُ الْعِبَادُ وَالْبِلَادُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ
Abu Qatadah bin Rib'i Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah dilewati jenazah, beliau kemudian bersabda: "Dia beristirahat dan sesuatu diistirahatkan darinya." Lalu mereka bertanya: "apa yang dimaksud dengan 'dia beristirahat' dan apa yang dimaksud dengan 'diistirahatkan darinya?' beliau bersabda: "Seorang hamba yang beriman beristirahat dari penderitaan dunia dan penganiayaannya, sedangkan seorang hamba yang Fajir (banyak berbuat dosa), membuat para hamba, negeri, pohon dan binatang beristirahat darinya (kejahatannya)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kematian merupakan masa istirahat yang sesungguhnya dari lelahnya ujian dunia bagi mereka yang benar-benar beriman.
- Orang yang banyak berbuat dosa dan kejahatan sering kali menyusahkan orang lain dan merusak alam sekitarnya.
- Alam semesta seperti hewan dan pepohonan juga bisa merasakan dampak buruk dari perbuatan maksiat manusia.
