Sunan an-Nasai Hadits 1967 - Pahala Shalat dan Mengantar Jenazah
Mengumpulkan Pahala Dua Qirath Saat Melayat
Sunan an-Nasai : 1967
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1967
أَخْبَرَنَا نُوحُ بْنُ حَبِيبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ انْتَظَرَهَا حَتَّى تُوضَعَ فِي اللَّحْدِ فَلَهُ قِيرَاطَانِ وَالْقِيرَاطَانِ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang menshalati jenazah, baginya pahala satu qirath dan barang siapa yang menunggunya sampai dimasukkan ke dalam liang lahad, baginya pahala dua qirath. Dua qirath besarnya seperti dua gunung yang besar."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melayat dan ikut menyalatkan jenazah kaum muslimin mendatangkan tabungan pahala yang luar biasa besar.
- Mengantar jenazah hingga selesai proses pemakaman akan mendatangkan tambahan pahala yang lebih tinggi lagi.
- Janji balasan kebaikan dari Allah sering kali diberikan dalam jumlah yang melebihi ukuran kerja keras manusia.
