Sunan an-Nasai Hadits 1968 - Pahala Takziah Sebesar Gunung
Panen Pahala Sebesar Gunung dari Mengurus Jenazah
Sunan an-Nasai : 1968
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1968
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ يُونُسَ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَهِدَ جَنَازَةً حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ فَلَهُ قِيرَاطَانِ قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga menshalatinya, baginya pahala satu qirath dan barang siapa yang menyaksikan hingga dikubur, baginya pahala dua qirath."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keikutsertaan dalam shalat jenazah sangat disukai Allah sehingga langsung dibalas dengan pahala satu qirath.
- Setiap tahapan dalam mengurus jenazah, dari mulai menyalatkan sampai memakamkan, memiliki nilai pahala tersendiri.
- Menyaksikan langsung pemakaman jenazah adalah wujud kepedulian yang mendatangkan ganjaran berlipat ganda.
