Sunan an-Nasai Hadits 2027 - Kriteria Golongan Mati Syahid
Mendapat Pahala Mati Syahid Melalui Musibah Penyakit
Sunan an-Nasai : 2027
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2027
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ عَامِرِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ أُمَيَّةَ قَالَ الطَّاعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِيقُ وَالنُّفَسَاءُ شَهَادَةٌ قَالَ وَحَدَّثَنَا أَبُو عُثْمَانَ مِرَارًا وَرَفَعَهُ مَرَّةً إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Shafwan bin Umayyah Diriwayatkan dari:
Orang yang mati terkena penyakit wabah pes, sakit perut, tenggelam dan wanita-wanita yang sedang nifas adalah Syahid. Dan telah menceritakan kepada kami Abu Utsman berulang kali, dan dia pernah menyandarkannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sekali.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam yang wafat akibat tenggelam atau wabah penyakit menular mendapatkan ganjaran syahid di sisi Allah.
- Wanita yang berjuang dan kemudian wafat saat proses melahirkan anak diberikan penghargaan sangat tinggi dalam Islam.
- Musibah sakit yang berat akan berubah menjadi pahala besar di akhirat jika dihadapinya dengan kesabaran.
