Sunan an-Nasai Hadits 2063 - Janji Setia Arab Badui
Janji Seorang Arab Badui Menjalankan Kewajiban Islam
Sunan an-Nasai : 2063
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2063
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ أَعْرَابِيًّا جَاءَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَائِرَ الرَّأْسِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي مَاذَا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ قَالَ الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ إِلَّا أَنْ تَطَوَّعَ شَيْئًا قَالَ أَخْبِرْنِي بِمَا افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الصِّيَامِ قَالَ صِيَامُ شَهْرِ رَمَضَانَ إِلَّا أَنْ تَطَوَّعَ شَيْئًا قَالَ أَخْبِرْنِي بِمَا افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الزَّكَاةِ فَأَخْبَرَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشَرَائِعِ الْإِسْلَامِ فَقَالَ وَالَّذِي أَكْرَمَكَ لَا أَتَطَوَّعُ شَيْئًا لَا أَنْقُصُ مِمَّا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ شَيْئًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ أَوْ دَخَلَ الْجَنَّةَ إِنْ صَدَقَ
Thalhah bin 'Ubaidullah Diriwayatkan dari:
Seorang Badui menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan rambut kusut, lalu bertanya: "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beritahukanlah kepadaku shalat apa yang Allah wajibkan atas diriku?" beliau menjawab: "Shalat lima waktu, kecuali jika engkau sedikit mengerjakan yang sunnah."Ia bertanya: "Beritahukanlah kepadaku puasa apa yang Allah wajibkan atas diriku?" beliau menjawab: "Puasa di bulan Ramadhan, kecuali jika engkau sedikit mengerjakan yang sunnah."Ia bertanya: "Beritahukanlah kepadaku apa yang Allah wajibkan atas diriku berupa zakat?" maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberitahukan kepadanya tentang syari'at Islam, lalu ia berkata: "Demi Dzat yang telah memuliakanmu, aku tidak mengerjakan yang sunnah sedikit pun, serta tidak akan mengurangi dari apa yang Allah wajibkan atas diriku sedikit pun! Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ia beruntung jika benar, atau ia akan masuk surga jika benar."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjalankan ibadah fardhu (wajib) seperti shalat lima waktu, puasa Ramadhan, dan zakat secara sempurna sudah cukup menjadi jalan untuk masuk surga.
- Mengerjakan ibadah sunnah sangat dianjurkan, namun bukanlah sebuah paksaan atau syarat mutlak untuk menjadi muslim yang baik.
- Kejujuran hati dan tekad yang kuat dalam menjalankan syariat Allah adalah kunci keberuntungan di dunia dan di akhirat.
