Sunan an-Nasai Hadits 2082 - Larangan Sombong Atas Ibadah Puasa
Rendah Hati Dalam Mengerjakan Puasa dan Ibadah Malam
Sunan an-Nasai : 2082
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2082
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَنْبَأَنَا الْمُهَلَّبُ بْنُ أَبِي حَبِيبَةَ ح وَأَنْبَأَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ الْمُهَلَّبِ بْنِ أَبِي حَبِيبَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي الْحَسَنُ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ صُمْتُ رَمَضَانَ وَلَا قُمْتُهُ كُلَّهُ وَلَا أَدْرِي كَرِهَ التَّزْكِيَةَ أَوْ قَالَ لَا بُدَّ مِنْ غَفْلَةٍ وَرَقْدَةٍ اللَّفْظُ لِعُبَيْدِ اللَّهِ
Abu Bakrah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Janganlah salah seorang diantara kalian mengatakan, 'Aku telah melaksanakan puasa bulan ramadlan, dan jangan pula mengatakan: 'Aku telah melaksanakan qiyamul lail di bulan ramadlan secara keseluruhan. Perawi berkata: 'Aku tidak mengerti apakah beliau tidak menyukai tazkiyah (merasa diri suci), atau juga beliau bersabda: 'Karena pasti mereka akan mendapatkan kemalasan dalam melaksanakannya.'Lafazh ini dari Abdullah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak diperbolehkan seseorang menyombongkan amalannya dan meninggikan derajat dirinya sendiri dari rasa suci atas ibadah puasanya yang telah dituntaskan.
- Membantu membangun perasaan kesadaran dalam batin, bahwa sejatinya kegiatan manusia ini memang banyak menyimpan lobang kekurangan dari malas dan kekhilafan.
- Seorang mukmin diminta memacu kemauan untuk lebih sering melihat kekurangannya di dalam amalan shalat dan puasa agar selalu bisa dievaluasi lagi untuk ke depannya.
