Sunan an-Nasai Hadits 2137 - Pembeda Puasa Kita dan Ahli Kitab
Sahur Menjadi Pembeda Puasa Umat Islam dan Ahli Kitab
Sunan an-Nasai : 2137
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2137
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ مُوسَى بْنِ عُلَيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي قَيْسٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فَصْلَ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السُّحُورِ
'Amru bin Al 'Ash Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makan sahur adalah syariat ibadah khusus yang membedakan umat Islam dengan umat-umat terdahulu.
- Terdapat keutamaan dalam menyelisihi kebiasaan ahli kitab dalam peribadatan sesuai arahan Nabi.
- Agama Islam memberikan kemudahan bagi pemeluknya untuk makan sebelum berpuasa agar kuat beribadah.
