Sunan an-Nasai Hadits 2162 - Qiyamul Lail
Keutamaan Menghidupkan Malam Ramadan dengan Qiyamul Lail (Tarawih)
Sunan an-Nasai : 2162
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2162
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ اللَّيْثِ قَالَ أَنْبَأَنَا خَالِدٌ عَنْ ابْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Sa'id bin Al Musayyab Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Hakim] dari [Syu'aib] dari [Al Laits] dia berkata: telah memberitakan kepada kami [Khalid] dari [Ibnu Abu Hilal] dari [Ibnu Syihab] dari [Sa'id bin Al Musayyab] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang melakukan qiyamullail dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dari dosanya yang telah berlalu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Salat Tarawih atau qiyamullail di bulan Ramadan memiliki keutamaan luar biasa, yaitu menjadi jalan terhapusnya dosa-dosa masa lalu.
- Setiap ibadah harus selalu dikerjakan dengan dasar keimanan yang kuat kepada Allah agar nilainya bisa diterima.
- Mengharapkan balasan pahala hanya dari sisi Allah adalah kunci utama untuk meraih pengampunan dosa yang sempurna.
