Sunan an-Nasai Hadits 2166 - Lailatul Qadar
Menghidupkan Malam Lailatul Qadar Tanpa Perintah yang Mewajibkan
Sunan an-Nasai : 2166
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2166
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ مِنْ جَوْفِ اللَّيْلِ فَصَلَّى فِي الْمَسْجِدِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ وَقَالَ فِيهِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُهُمْ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ بِعَزِيمَةِ أَمْرٍ فِيهِ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar di tengah malam lalu beliau melakukan shalat di masjid… dan ia menyebutkan hadits. Di dalam hadits tersebut, ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menganjurkan mereka untuk melakukan qiyamullail di bulan Ramadlan tanpa menyuruh mereka dengan perintah yang mengharuskan lalu bersabda: "Barangsiapa yang melakukan qiyamullail pada malam lailatul Qadar di bulan Ramadlan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dari dosanya yang telah berlalu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ibadah Tarawih adalah sebuah bentuk ketaatan sunnah yang sangat dijaga oleh Nabi dan sengaja tidak diwajibkan demi meringankan beban umat.
- Menghidupkan malam Lailatul Qadar merupakan sebuah kesempatan emas dari Allah untuk membersihkan seluruh catatan dosa.
- Menjaga nilai keimanan dan niat yang lurus akan selalu menjadi tolok ukur diterimanya sebuah amal ibadah.
