Sunan an-Nasai Hadits 2189 - Pengecualian Pahala Puasa
Pengecualian Hitungan Pahala Bagi Ibadah Puasa
Sunan an-Nasai : 2189
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2189
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرٍو عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ حَسَنَةٍ يَعْمَلُهَا ابْنُ آدَمَ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَّا الصِّيَامَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Setiap kebaikan yang dilakukan oleh anak Adam, maka untuknya sepuluh kebaikan yang sama, kecuali puasa, (puasa itu) untuk-Ku dan Aku akan membalasnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap kebaikan manusia minimal akan dibalas sepuluh kebaikan serupa oleh Allah SWT.
- Pahala puasa tidak tunduk pada aturan hitungan biasa karena langsung diberikan oleh Allah.
- Besarnya pahala puasa bergantung pada kualitas keikhlasan hati seseorang yang menjalankannya.
