Sunan an-Nasai Hadits 2222 - Jarak 100 Tahun dari Neraka Jahannam
Menjauh dari Neraka Jahannam Sejauh Seratus Tahun
Sunan an-Nasai : 2222
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2222
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ شُعَيْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بَاعَدَ اللَّهُ مِنْهُ جَهَنَّمَ مَسِيرَةَ مِائَةِ عَامٍ
'Uqbah bin 'Amir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah Azza wa Jalla maka Allah menjauhkan darinya neraka Jahannam sejauh perjalanan seratus tahun."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kualitas dan niat berpuasa menentukan seberapa besar ganjaran keselamatan yang didapat.
- Allah bisa menjauhkan wajah pemuasa dari neraka Jahannam sejauh jarak seratus tahun.
- Konsistensi dalam ibadah puasa membuka jalan besar untuk terhindar dari panasnya hari pembalasan.
