Sunan an-Nasai Hadits 2244 - Dalil Boleh Berbuka Puasa Saat Safar
Kebolehan Membatalkan Puasa dan Makan Saat dalam Perjalanan
Sunan an-Nasai : 2244
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2244
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ مُوسَى هُوَ ابْنُ أَبِي عَائِشَةَ عَنْ غَيْلَانَ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ أَبِي قِلَابَةَ فِي سَفَرٍ فَقَرَّبَ طَعَامًا فَقُلْتُ إِنِّي صَائِمٌ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فِي سَفَرٍ فَقَرَّبَ طَعَامًا فَقَالَ لِرَجُلٍ ادْنُ فَاطْعَمْ قَالَ إِنِّي صَائِمٌ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَضَعَ عَنْ الْمُسَافِرِ نِصْفَ الصَّلَاةِ وَالصِّيَامَ فِي السَّفَرِ فَادْنُ فَاطْعَمْ فَدَنَوْتُ فَطَعِمْتُ
Ghailan Diriwayatkan dari:
Aku pernah keluar bersama [Abu Qilabah] dalam suatu perjalanan, lalu ia menyuguhkan makanan, kemudian aku berkata: " aku berpuasa."Ia berkata: " Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berangkat dalam suatu perjalanan, lalu menyuguhkan makanan seraya berkata kepada seseorang: "Mari, makanlah." Orang itu berkata: " Aku sedang berpuasa." Beliau bersabda: "Allah telah membebaskan setengah shalat dan puasa dalam perjalanan, dari orang yang sedang bepergian, maka kemari dan makanlah." Lalu aku mendekat dan makan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Boleh membatalkan puasa apabila sedang dalam perjalanan dan dihidangkan makanan.
- Mengingatkan sesama muslim tentang adanya rukhsah safar dengan cara mengutip hadits Nabi adalah perbuatan yang terpuji.
- Menerima tawaran makan dari teman seperjalanan dapat mempererat ukhuwah dan persaudaraan.
