Sunan an-Nasai Hadits 2261 - Puasa Musafir
Kebolehan Musafir Berbuka Meski Terbiasa Rajin Berpuasa
Sunan an-Nasai : 2261
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2261
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ وَحَنْظَلَةَ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَانِي جَمِيعًا عَنْ حَمْزَةَ بْنِ عَمْرٍو قَالَ كُنْتُ أَسْرُدُ الصِّيَامَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَسْرُدُ الصِّيَامَ فِي السَّفَرِ فَقَالَ إِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ فَأَفْطِرْ
Hamzah bin 'Amru Diriwayatkan dari:
Di masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam aku berpuasa terus-menerus. Lalu aku bertanya: Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, aku puasa terus-menerus dalam perjalanan? Maka beliau bersabda: "Jika engkau ingin berpuasa, maka berpuasalah dan jika engkau ingin berbuka, maka berbukalah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keringanan berbuka puasa saat dalam perjalanan tetap berlaku penuh bagi orang yang sudah sangat terbiasa berpuasa.
- Sebuah rutinitas ibadah tidak masalah untuk dihentikan sementara waktu ketika kita memanfaatkan keringanan saat musafir.
- Rasulullah sangat menghargai niat baik dan ibadah sahabatnya, namun tetap memastikan mereka memahami keringanan agama.
