Sunan an-Nasai Hadits 2262 - Puasa Musafir

Aturan Berpuasa Untuk Musafir yang Terlatih dan Sering Puasa

Sunan an-NasaiNomor Hadis 2262

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَمِّي قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ حَمْزَةَ قَالَ قُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنِّي رَجُلٌ أَسْرُدُ الصِّيَامَ أَفَأَصُومُ فِي السَّفَرِ قَالَ إِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ فَأَفْطِرْ

Hamzah Diriwayatkan dari:

Aku bertanya: "Wahai Nabi Allah, aku sering berpuasa dalam perjalanan?" Beliau bersabda: "Jika engkau ingin berpuasa, maka berpuasalah dan jika engkau ingin berbuka, maka berbukalah."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Islam mengakui adanya perbedaan kemampuan dan kebiasaan setiap individu dalam menjalankan ibadahnya sehari-hari.
  • Seseorang yang sudah sangat terlatih dan terbiasa berpuasa diperbolehkan untuk tetap berpuasa saat safar jika ia mau.
  • Kelonggaran yang diberikan oleh agama ini bertujuan mulia agar manusia tidak terlalu memaksakan diri di luar kemampuannya.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami