Sunan an-Nasai Hadits 2288 - Kebolehan Niat Puasa Sunnah
Bolehnya Berniat Puasa Sunnah di Pagi Hari
Sunan an-Nasai : 2288
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2288
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا طَلْحَةُ بْنُ يَحْيَى عَنْ عَمَّتِهِ عَائِشَةَ بِنْتِ طَلْحَةَ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ هَلْ عِنْدَكُمْ شَيْءٌ قُلْنَا لَا قَالَ فَإِنِّي صَائِمٌ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam masuk menemuiku lalu bersabda: "Apakah kamu memiliki sesuatu?" Kami menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Maka aku berpuasa."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Niat ibadah puasa sunnah tidak diwajibkan untuk ditetapkan sejak malam hari sebelum subuh.
- Diperbolehkan berniat puasa sunnah secara langsung di pagi hari jika belum makan atau minum.
- Memilih untuk berpuasa adalah jalan keluar yang baik ketika tidak ada makanan yang tersedia di rumah.
