Sunan an-Nasai Hadits 2292 - Batas Waktu Niat Puasa
Syarat Menetapkan Niat Puasa Sebelum Terbitnya Fajar
Sunan an-Nasai : 2292
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2292
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Hafshah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum terbit fajar, tidak ada puasa baginya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Puasa wajib tidak akan diakui dan dicatat sebagai pahala jika tidak diiringi dengan niat pada waktu yang ditetapkan.
- Batas akhir menata niat puasa untuk ibadah fardhu adalah sebelum masuknya azan shalat subuh.
- Tanggung jawab seorang muslim untuk senantiasa mengingat niat puasa setiap malam di bulan Ramadhan.
