Sunan an-Nasai Hadits 2291 - Syarat Niat Puasa Wajib
Kewajiban Berniat Puasa di Malam Hari Sebelum Fajar
Sunan an-Nasai : 2291
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2291
أَخْبَرَنِي الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ دِينَارٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ شُرَحْبِيلَ قَالَ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Hafshah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum terbit fajar, tidak ada puasa baginya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Niat puasa wajib harus sudah ada di dalam hati sejak malam hari sebelum batas waktu shalat subuh.
- Tanpa menghadirkan niat sebelum terbit fajar, pelaksanaan puasa yang sifatnya fardhu dianggap tidak sah.
- Pentingnya mempersiapkan diri secara sadar sebelum melaksanakan ibadah wajib agar diterima oleh Allah.
