Sunan an-Nasai Hadits 2307 - Fleksibilitas Puasa Sunnah
Cara Nabi Mengatur Jadwal Puasa Sunnah Beliau
Sunan an-Nasai : 2307
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2307
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ النَّضْرِ بْنِ مُسَاوِرٍ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مَرْوَانَ أَبِي لُبَابَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ مَا يُرِيدُ أَنْ يُفْطِرَ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ مَا يُرِيدُ أَنْ يَصُومَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah sering berpuasa hingga kita mengatakan: "Beliau tidak ingin berbuka, " dan beliau juga sering tidak puasa hingga kita mengatakan, "Beliau tidak ingin berpuasa."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Puasa sunnah tidak harus dilakukan setiap hari secara terus-menerus membebani fisik.
- Boleh berpuasa beberapa hari berturut-turut jika badan sedang terasa kuat dan sehat.
- Boleh juga meninggalkan puasa sunnah selama beberapa waktu tanpa perlu merasa bersalah.
