Sunan an-Nasai Hadits 2331 - Anjuran Bebas Berpuasa Pada Hari Asyura
Anjuran Puasa Asyura dan Sifatnya yang Pilihan Berdasarkan Hadits
Sunan an-Nasai : 2331
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2331
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ يَا أَهْلَ الْمَدِينَةِ أَيْنَ عُلَمَاؤُكُمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي هَذَا الْيَوْمِ إِنِّي صَائِمٌ فَمَنْ شَاءَ أَنْ يَصُومَ فَلْيَصُمْ
Mu'awiyah Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Humaid bin 'Abdurrahman bin 'Auf] dia berkata: Aku mendengar [Mu'awiyah] pada hari Asyura -ia sedang berada di atas mimbar- mengatakan: "Wahai penduduk Madinah, dimanakah ulama kalian? Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda pada hari ini: "Aku sedang berpuasa. Barangsiapa yang ingin berpuasa berpuasalah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad melaksanakan ketaatan puasa pada hari Asyura sebagai bentuk teladan yang baik.
- Puasa sunnah pada hari Asyura tidak bersifat wajib, melainkan dikembalikan kepada minat dan kemauan masing-masing muslim.
- Menyampaikan ajaran dan sabda Nabi di tengah masyarakat, sebagaimana yang dicontohkan Muawiyah di mimbar, sangat dianjurkan.
