Sunan an-Nasai Hadits 2347 - Keutamaan Puasa Daud
Hadits Tentang Keutamaan Puasa Daud Sebagai Puasa Paling Utama
Sunan an-Nasai : 2347
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2347
قَالَ وَفِيمَا قَرَأَ عَلَيْنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا حُصَيْنٌ وَمُغِيرَةُ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا
Abdullah bin 'Amru Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Puasa yang paling utama ialah puasa Nabi Daud -alaihissalam-, ia berpuasa sehari dan berbuka sehari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Puasa Nabi Daud adalah jenis puasa sunnah yang paling utama di sisi Allah.
- Tata cara pelaksanaan puasa Daud adalah dengan berselang-seling, yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka.
- Islam mengajarkan keseimbangan dalam beribadah agar ibadah yang dilakukan bisa terus berlanjut secara berkesinambungan tanpa merusak tubuh.
