Sunan an-Nasai Hadits 2389 - Panduan Tanggal Puasa Ayyamul Bidh
Panduan Tanggal Puasa Ayyamul Bidh Sesuai Sunnah
Sunan an-Nasai : 2389
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2389
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْمَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَبَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ قُدَامَةَ بْنِ مِلْحَانَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِصَوْمِ أَيَّامِ اللَّيَالِي الْغُرِّ الْبِيضِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ma'mar] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Habban] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammam] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Anas bin Sirin] dia berkata: telah menceritakan kepadaku ['Abdul Malik bin Qudamah bin Milhan] dari [bapaknya], dia berkata: bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kami berpuasa pada tiga hari Bidl. Yaitu tanggal 13, 14, 15.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Penjadwalan ibadah puasa Ayyamul Bidh ditekankan pada malam-malam terang, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan.
- Memberikan kepastian tanggal membantu umat Islam untuk lebih disiplin dan mempersiapkan diri dalam beribadah.
- Mengikuti anjuran waktu yang spesifik dari Nabi merupakan salah satu bentuk ketaatan terhadap sunnah.
