Sunan an-Nasai Hadits 245 - Rincian Adab Membersihkan Diri Saat Junub
Adab dan Rincian Pembersihan Diri Saat Mandi Junub
Sunan an-Nasai : 245
Sunan an-NasaiNomor Hadis 245
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ أَنْبَأَنَا النَّضْرُ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَنْبَأَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَلَمَةَ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَسَأَلَهَا عَنْ غُسْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْجَنَابَةِ فَقَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُؤْتَى بِالْإِنَاءِ فَيَصُبُّ عَلَى يَدَيْهِ ثَلَاثًا فَيَغْسِلُهُمَا ثُمَّ يَصُبُّ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ فَيَغْسِلُ مَا عَلَى فَخِذَيْهِ ثُمَّ يَغْسِلُ يَدَيْهِ وَيَتَمَضْمَضُ وَيَسْتَنْشِقُ وَيَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثًا ثُمَّ يُفِيضُ عَلَى سَائِرِ جَسَدِهِ
'Atha bin Saib Diriwayatkan dari:
Saya mendengar [Abu Salamah] dia pernah datang kepada Aisyah dan bertanya tentang mandi junub Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam? [Aisyah] lalu menjawab: "Beliau dibawakan bejana: beliau menyiramkan air ke kedua tangannya tiga kali, kemudian mencuci kedua tangannya, kemudian menyiramkan dengan tangan kanannya ke tangan kirinya, lantas mencuci apa yang ada di kedua pahanya, kemudian mencuci kedua tangannya dan berkumur serta memasukkan air ke hidung, kemudian menyiramkan air ke kepalanya tiga kali, lalu menyiramkan air ke seluruh tubuhnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menggunakan tangan kiri secara khusus untuk membersihkan area kemaluan dan paha adalah adab bersuci yang utama.
- Air sebaiknya dituangkan menggunakan tangan kanan, mencerminkan pemisahan fungsi yang baik dan terhormat.
- Membasuh kembali tangan sesudah membersihkan area intim penting dilakukan sebelum berwudhu.
- Menjaga kesucian bejana atau sumber air dari tangan yang belum dibersihkan sangat diperhatikan dalam syariat.
