Sunan an-Nasai Hadits 2454 - Zakat Fitrah Kurma dan Gandum
Kewajiban Zakat Fitrah dengan Satu Sha' Makanan Pokok
Sunan an-Nasai : 2454
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2454
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَقَةَ الْفِطْرِ عَلَى الذَّكَرِ وَالْأُنْثَى وَالْحُرِّ وَالْمَمْلُوكِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ قَالَ فَعَدَلَ النَّاسُ إِلَى نِصْفِ صَاعٍ مِنْ بُرٍّ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah atas laki-laki, wanita, orang merdeka dan budak sebesar satu sha' kurma atau satu sha' gandum." Ibnu Umar berkata: 'Lalu orang-orang menyamakannya dengan setengah sha' burr.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membayar zakat fitrah adalah rutinitas wajib yang tidak membedakan pangkat ekonomi.
- Tuan yang merdeka juga menanggung kewajiban untuk membayarkan fitrah para budaknya.
- Zakat fitrah disalurkan berupa makanan mentah sebesar satu sha' penuh.
- Adanya penyesuaian takaran zakat bergantung pada jenis dan kualitas bahan yang dipakai.
